Belum bisa kasih bukti, Prabowo kalah telak dari Jokowi perihal kerja nyata - Jaringan Nasional

Friday, February 8, 2019

Belum bisa kasih bukti, Prabowo kalah telak dari Jokowi perihal kerja nyata

Jokowi membuktikan kepada masyarakat Indonesia dengan sederet prestasi baik dari lingkup nasional maupun internasional. Pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan kualitas kesehatan. Jelas, ini kerja nyata. Bandingkan dengan Prabowo yang hanya menggunakan retorika untuk menggalang suara.

Disampaikan Koordinator Nasional Komunitas Indonesia Cinta (Kita) Jokowi, Ichya Halimudin. Dengan pencapaian itu, Ichya bersama komunitasnya mendukung Jokowi dua periode.

“”Contohnya, BUMN sebagai garda terdepan perekonomian bangsa. Di era Jokowi berhasil mengurangi kerugian hingga 84% atau 5,4 triliun dibanding era sebelumnya sebesar 32,6 triliun,”” kata Ichya.

Jubir Bidang Hukum PSI Rian Ernest menanggapi debat Pilpres 2019 perdana. PSI menilai apa yang diutarakan capres Prabowo Subianto hanya bercerita, berbeda dengan capres petahana Joko Widodo (Jokowi) yang disebutnya kerja nyata.

“”Pak Jokowi punya data dan kerja nyata. Pak Prabowo hanya bisa bercerita. Semoga ide dan gagasan bisa lebih mendalam dan membumi disampaikan di debat-debat berikutnya,”” kata Rian dalam keterangan tertulis, Jumat (18/1/2019).

Pernyataan Rian itu mengomentari apa yang disampaikan Prabowo dalam sesi debat isu korupsi. Prabowo, menurut PSI, melakukan kesalahan karena menurutnya memberikan ruang kepada napi eks koruptor untuk maju ke kontestasi politik.

“”Cara pikir seperti ini jelas nrimo mental korup di dalam lingkaran kekuasaan. Dan ini juga sejalan dengan Partai Gerindra yang paling banyak mencalonkan caleg eks koruptor. Publik akan dikhianati kembali oleh oknum yang telah tercela akhlaknya,”” jelas Rian.

“”Debat yang membahas benturan kepentingan pun menjadi perhatian kita karena kita diingatkan bahwa Pak Sandi ini adalah Komisaris PT Duta Graha Indah yang masuk dalam dakwaan KPK dan juga kepemilikan saham di dalam Aetra yang menyuplai air di DKI Jakarta, sebelum Pak Sandi dilantik menjadi Wagub DKI Jakarta,”” paparnya.

PSI juga menyoroti penyampaian visi-misi Prabowo-Sandiaga. Rian menganggap seluruh ucapan pasangan nomor urut 02 sudah dilakukan Jokowi.

“”Pemerintahan Pak Jokowi pun sudah melakukan ide Pak Prabowo. Untuk ASN, TNI, dan Polri, kenaikan gaji dan THR selalu ada. Bahkan di 2018, pensiunan pun mendapatkan THR. Dan ke depan, teman-teman ini akan diberikan fasilitas cicilan rumah tanpa uang muka untuk rumah senilai Rp 300-400 juta. Inilah yang lebih penting. Memastikan ‘papan’ tersedia bagi para pengabdi negara,”” kata dia.

No comments:

Post a Comment