Buruh Setuju Upah Minimum Sektoral yang Ditetapkan Anies Baswedan - Jaringan Nasional

Thursday, February 14, 2019

Buruh Setuju Upah Minimum Sektoral yang Ditetapkan Anies Baswedan

JaringaNasional, Jakarta – Meski sebagian pengusaha menolak penetapan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) DKI Jakarta 2019, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menerima dan mengapresiasi ketetapan UMSP yang telah diputuskan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, kenaikan UMSP DKI Jakarta 2019 tidak menggunakan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 yang selama ini ditolak oleh kaum buruh. “Karena itu kami menerima dan mengapresiasi besarnya UMSP DKI tahun 2019,” ungkapnya, Jumat (15/2/2019).

Penetapan UMSP tersebut termuat di dalam Peraturan Gubernur Nomor 6 Tahun 2019 tentang UMSP yang nilainya lebih tinggi dibandingkan UMP DKI untuk tahun 2019 yang sebesar Rp 3,9 juta.

Upah Minimum Sektral Provinsi ditetapkan bagi pekerja di bidang tertentu, di antaranya sektor bangunan dan pekerjaan umum, sektor kimia, energi, dan pertambangan, sektor logam, elektronik dan mesin, sektor otomotif, sektor asuransi dan perbankan, sektor makanan dan minuman, sektor farmasi dan kesehatan, sektor tekstil, sandang, dan kulit, sektor pariwisata, sektor telekomunikasi, serta sektor ritel.

Besaran UMSP untuk sektor logam, elektronik dan mesin yang pekerjaannya meliputi industri motor listrik, generator, transformator, peralatan pengontrol, dan industri trafo, yakni Rp 5.000.443.

Sedangkan nilai terendah sebesar Rp 3.950.000 untuk pekerja di sektor industri pakaian jadi rajutan. Sektor-sektor yang disebutkan di atas besaran UMSP-nya bervariatif, yakni pada kisaran Rp 4 jutaan.

 


Artikel yang berjudul “Buruh Setuju Upah Minimum Sektoral yang Ditetapkan Anies Baswedan” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment