Sehari Jelang Imlek, Penjualan Cemilan di Pasar Petak Sembilan Turun - Jaringan Nasional

Monday, February 4, 2019

Sehari Jelang Imlek, Penjualan Cemilan di Pasar Petak Sembilan Turun

JaringaNasional, Jakarta Perayaan Imlek 2019 turut menjadi berkah penjual makanan ringan (snack) di Pasar Petak Sembilan, Glodok, Jakarta. Meski demikian, beberapa pedagang menyatakan terjadi penurunan omzet atau penjualan beberapa hari jelang perayaan yang jatuh pada 5 Februari 2019.

Seperti yang diungkapkan Nini (25), pengelola keuangan yang juga anak pemilik Toko Kuh Koh yang terletak di dalam Pasar Petak Sembilan. Angka penjualan tertinggi saat Imlek terjadi sekitar dua pekan sebelum hari raya berlangsung.

“Puncak keramaian pembeli biasanya ada pas seminggu-dua minggu sebelum Imlek. Sehari sebelum Imlek sisa-sisa doang,” ucap dia saat berbincang dengan JaringaNasional di Pasar Petak Sembilan, Jakarta, Senin (4/2/2019).

Nini mengaku, pendapatan saat hari puncak bisa menyentuh Rp 70 juta. “Omzet hari puncak kisarannya antara Rp 50-70 juta,” sebutnya.

Dia menyampaikan, kacang Mede kiloan merupakan komoditas favorit pembeli dalam perayaan Imlek kali ini. Secara harga jual, ia mematok angka Rp 300 ribu dengan opsi tawar.

“Per kg antara Rp 200 ribu-Rp 300 ribu. Kalau nawar bisa dapat pengurangan Rp 20 ribu per kg. Lebih banyak beli lebih bisa nawar harga,” imbuh dia.

Pedagang lain Yoseph (20) menuturkan, kehadiran Imlek tiap tahun pasti membawa berkah peningkatan transaksi kuliner cemilan khas hari besar umat keturunan Tionghoa tersebut.

“Setiap Imlek pasti bakal meningkat. Biarpun omzet meningkatnya enggak banyak, pasti tiap tahun meningkat. Kacang Mede paling favorit. Kedua sumpia,” tutur dia.

Namun begitu, ia melanjutkan, kegiatan transaksi telah berkurang sejak dua hari lalu. “(Transaksi) 21 hari sebelum Imlek udah pasti naik. 3 hari sebelum Imlek biasa turun,” tandasnya.


Artikel yang berjudul “Sehari Jelang Imlek, Penjualan Cemilan di Pasar Petak Sembilan Turun” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment