Indosat Catatkan Rugi Rp 2,4 Triliun pada 2018 - Jaringan Nasional

Wednesday, March 6, 2019

Indosat Catatkan Rugi Rp 2,4 Triliun pada 2018

JaringaNasional, Jakarta – PT Indosat Tbk (ISAT) merilis kinerja sepanjang 2018. Perseroan alami rugi mencapai Rp 2,4 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya untung Rp 1,13 triliun.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), seperti ditulis Kamis (7/3/2019), perseroan mencatatkan penurunan pendapatan turun 22,7 persen dari Rp 29,92 triliun pada 2017 menjadi Rp 23,13 triliun pada 2018.

Perseroan alami penurunan pendapatan dari seluler sebesar 26,4 persen pada 2018. Pendapatan dari bisnis selular tercatat Rp 18,02 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 24,49 triliun.

Demikian juga dari pendapatan dari bisnis multimedia, komunikasi data, internet (MIDI) yang turun tipis tiga persen menjadi Rp 4,38 triliun pada 2018. Dari pendapatan telekomunikasi tetap merosot 20,1 persen menjadi Rp 729,3 miliar hingga 2018.

Beban perseroan merosot 8,8 persen menjadi Rp 23,60 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 25,89 triliun. Beban penyelenggaraan jasa turun dari Rp 12,64 triliun pada 2017 menjadi Rp 12,04 triliun.

Hal itu dipicu penurunan beban interkoneksi, pemeliharaan, sewa sirkit, paket perdana dan voucher, beban USO dan biaya hak penyelenggaraan jasa telekomunikasi yang diimbangi dengan peningkatan beban frekuensi, beban utilitas, instalasi, beban perangkat telekomunikasi, beban jasa penagihan, dan beban sewa.

Beban penyusutan dan amortisasi merosot menjadi Rp 8,24 triliun. Hal ini didorong tidak adanya lagi depresiasi dari aset tetap dengan nilai buku bersih nol.

Sementara itu, beban karyawan naik menjadi Rp 2,23 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,02 triliun. Hal ini karena ada penyesuaian biaya fasilitas kesehatan pada 2017. Beban pemasaran merosot menjadi Rp 1,22 triliun dari periode 2017 sebesar Rp 1,28 triliun.

Perseroan menjelaskan kalau beban pemasaran itu turun akibat penurunan aktivitas pemasaran terkait transformasi strategi pemasaran serta dampak implementasi awal PSAK 72. Perseroan juga alami rugi selisih kurs Rp 25,87 miliar pada 2018..

Dengan melihat kondisi itu, PT Indosat Tbk alami rugi per saham dasar dan dilusi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 442,38 dari periode 2017 masih untung Rp 209,02.

 


Artikel yang berjudul “Indosat Catatkan Rugi Rp 2,4 Triliun pada 2018” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment