Ketakutan Kekalahan Amien Rais dengan Isu Jin dan Genderuwo di Hotel Borobudur - Jaringan Nasional

Friday, March 29, 2019

Ketakutan Kekalahan Amien Rais dengan Isu Jin dan Genderuwo di Hotel Borobudur

Penghitungan suara Pilpres di Hotel Borobudur sudah dua kali dilakukan. Pertama pada pemilu 2004. Saat itu pemenangnya adalah pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla. Dan kedua kalinya pada pemilu 2009, pemenangnya pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Sedangkan pada pemilu 2014 penghitungan suara dilakukan di Kantor KPU. Pemenang Pilpres 2014 adalah pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.

Menjelang Pilpres 2019, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mendadak membuat pernyataan yang menghebohkan. Ia menolak jika pemungutan suara pemilu 2019 dilakukan kembali di Hotel Borobudur. Amien menuding banyak hal ‘aneh’ di hotel tersebut.

Pihak KPU merespons penolakan Amien tersebut. KPU telah memutuskan tempat yang tepat buat penghitungan suara Pemilu 2019.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menolak penghitungan suara dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Borobudur. Amien khawatir bakal terjadi kecurangan dilakukan oleh ‘jin’ dan ‘genderuwo’.

“Besok penghitungan hasil pemilu jangan pernah di Hotel Borobudur. Mereka banyak jin banyak genderuwo di sana,” kata Amien.

Pernyataan Amien ini langsung jadi heboh. Pihak Hotel Borobudur dan KPU langsung angkat suara.

Manajemen Hotel Borobudur membantah pernyataan Amien Rais. Menurut pihak hotel Borobudur, pernyataan itu tidak berdasar dan tidak dapat dibuktikan.

“Menanggapi sejumlah pemberitaan yang beredar melalui beberapa media online mengenai pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN yang juga anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien Rais, bahwa di Hotel Borobudur Jakarta terdapat banyak jin, genderuwo, dan hacker, kami menolak dengan tegas pernyataan yang tidak berdasar dan tidak dapat dibuktikan tersebut,” kata Marketing Communications Manager Hotel Borobudur, Rizki Permata Sari.

Sejak Pemilu 2014, penghitungan suara dilakukan di kantor KPU. Pada Pemilu 2019 juga bakal dilakukan di kantor KPU, tidak lagi di Hotel Borobudur. Komisioner KPU Viryan Aziz mengatakan proses perhitungan suara selama ini dilakukan secara manual bukan dengan teknologi IT.

“Tempat rekapitulasi hasil pemilu nasional Pemilu 2014 itu di kantor KPU RI, 2019 nanti pun insyaallah dilakukan di kantor KPU RI. Nggak (di Hotel Borobudur) rekapitulasi di kantor KPU RI, kan bisa dicek di Google rekapnya di mana,” ujar Viryan Aziz.

Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Aria Bima mengkritik usulan Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien Rais yang meminta agar rekapitulasi penghitungan surat suara pemilu 2019 tidak dilakukan di Hotel Borobudur, Jakarta. Menurutnya, usulan tersebut hanya untuk membuat gaduh publik.

“Itu suatu pernyataan yang menurut saya sensasional dan imajiner. Enggak relevan, menurut saya statemen Pak Amien Rais itu hanya ingin membuat kegaduhan,” katanya.

No comments:

Post a Comment