Pemerintah Pilih Opsi Tindakan Hukum buat Capai Penerimaan Cukai - Jaringan Nasional

Wednesday, March 27, 2019

Pemerintah Pilih Opsi Tindakan Hukum buat Capai Penerimaan Cukai

JaringaNasional, Jakarta Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau pada tahun ini. Sebagai gantinya, langkah yang diambil pemerintah untuk mencapai target penerimaan adalah melalui penindakan hukum.

Kepala Subdirektorat Tarif Cukai dan Harga Dasar, DJBC Kementerian Keuangan, Sunaryo mengatakan, dengan tidak adanya kenaikan tarif opsi penindakan hukum menjadi pilihan. Kebijakan penegakan hukum ini pun melanjutkan aksi serupa pada tahun- tahun sebelumnya.

Berdasarkan data DJBC melalui kebijakan ini secara otomatis mampu efektif menekan peredaran rokok ilegal dari 12 persen pada 2016 menjadi 7 persen pada tahun lalu.

“Penindakan itu masif kita lakukan. Jangan sampai orang yang merokok tidak membayar cukai, sudah gak sehat rokoknya gak bayar cukai lagi,” kata Sunaryo saat ditemui di Jakarta, Rabu (27/3/2019).

Dia mengatakan, melalui penindakan hukum ini akan membuat perubahan pola pelaku usaha terutama yang bermain di ranah ilegal. Gencarnya penegakan hukum menjadi cara bea cukai untuk membuat pelaku usaha beralih ke sektor legal.

Dengan demikian, dia berharap penerimaan cukai hasil tembakau dapat tercapai tahun ini. Hal ini sekaligus mengkompensasi tidak adanya kenaikan tarif dengan memperluas basis pungutan cukai.

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan penerimaan cukai tahun ini mencapai Rp 165,5 triliun atau tumbuh 6,5 persen dari target 2018 yang dipatok Rp 155,4 triliun. Target setoran sebesar Rp 158,8 triliun itu di antaranya merupakan setoran Cukai Hasil Tembakau (CHT) yang sebesar Rp 148,2 triliun.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com


Artikel yang berjudul “Pemerintah Pilih Opsi Tindakan Hukum buat Capai Penerimaan Cukai” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment