Sri Mulyani Minta Turunkan Peredaran Rokok Ilegal hingga Jadi 3 Persen - Jaringan Nasional

Thursday, March 21, 2019

Sri Mulyani Minta Turunkan Peredaran Rokok Ilegal hingga Jadi 3 Persen

Sebelumnya, Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan memusnahkan barang bukti sitaan berupa rokok dan minuman keras ilegal senilai Rp 9,29 miliar, Rabu 13 Maret 2019.

Barang bukti sitaan tersebut merupakan hasil penindakan yang dilakukan pihak Kantor Bea Cukai Bagian Selatan dalam kurun waktu tahun 2013 hingga 2019. Di mana barang cukai ilegal tersebut, salah satunya disita saat berada di area Pelabuhan Laut dan sebagian sudah berada di pasaran wilayah Sulawesi Selatan dan Barat.

“Barang sitaan inilah yang dimusnahkan berupa 12.543.000.000 batang rokok ilegal senilai Rp 63.983.102.000 serta miras ilegal sebanyak 552 botoI dengan senilai Rp.301.815.000,” kata Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi di sela-sela memimpin kegiatan pemusnahan barang bukti sitaan yang berlangsung di Gudang PT. Maruki Internasional Indonesia, Jalan Kapasa, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Pemusnahan barang kena cukai ilegal tersebut, lanjut dia, merupakan upaya nyata Bea Cukai dalam menjalankan fungsinya selaku community protector. Di mana Bea Cukai akan terus berupaya untuk melindungi masyarakat dari beredarnya barang-barang ilegal yang berpotensi membahayakan.

“Dengan kinerja Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan ini, potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 4,2 miliar,” ujar Heru.

Dengan capaian yang luar biasa itu, Heru berharap menjadi motivasi lebih untuk Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan agar tetap intens dan masif dalam upaya-upaya penindakan kedepannya.

“Saya tetap berharap upaya penindakan yang terus secara intens dan masif dilakukan oleh Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan. Tunjukkan komitmen untuk senantiasa meningkatkan pengawasan terhadap peredaran rokok dan miras ilegal di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat,” harap Heru.

Tak hanya itu, ia juga menekankan kepada Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan untuk terus komitmen dalam melindungi masyarakat melalui program penertiban cukai beresiko tinggi.

Program yang diusung oleh Bea Cukai tersebut, lanjut dia, bertujuan untuk menciptakan iklim bisnis yang kondusif bagi para pelaku usaha yang menaati aturan dan ketentuan perpajakan.

“Mari kita sama-sama untuk senantiasa mendorong para pelaku usaha baik untuk selalu menanamkan mindset bahwa legal itu mudah. Tujuannya agar pasar dalam negeri diisi oleh produk-produk lokal yang membayar pajak,” ujar Heru.

Diakhir kesempatan, Heru kembali berharap dengan kegiatan pemusnahan yang digelar Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan kali ini, dapat memberikan efek jera kepada para oknum yang berupaya untuk memproduksi dan mengedarkan rokok dan minuman keras ilegal dengan tujuan untuk menghindari ketentuan perpajakan.

“Penindakan yang telah Bea Cukai Iakukan, tentunya tidak lepas dari peran aktif dan sinergi antar instansi, aparat penegak hukum serta masyarakat dalam melakukan, melaporkan tindakan yang melanggar ketentuan hukum,” Heru menandaskan.

 

-:

 

Ada 200-an lebih merek dagang rokok, mulai dari rokok bertaraf nasional sampai rokok lokalan beredar di Indonesia.


Artikel yang berjudul “Sri Mulyani Minta Turunkan Peredaran Rokok Ilegal hingga Jadi 3 Persen” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment