Strategi BI Hadapi Perkembangan Ekonomi Digital - Jaringan Nasional

Saturday, March 2, 2019

Strategi BI Hadapi Perkembangan Ekonomi Digital

JaringaNasional, Jakarta Bank Indonesia (BI) terus melakukan berbagai langkah untuk mendorong perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Sebab ekonomi digital memiliki potensi yang sangat besar.

“Sekarang, transaksi yang melalui platform digital masih kelihatan baru beli fashion, makanan, gadget, tapi sebenarnya makin lama makin besar,” kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara, di akhir pekan.

Dia mengatakan, ke depan platform digital harus dimanfaatkan, terutama untuk meningkatkan keekonomian serta perluasan bisnis masyarakat, khususnya UMKM.

“Kita harus nanti bisa manfaatkan bagaimana transaksi lewat digital bisa membantu UMKM kita berjualan. Saya rasa sekarang sudah banyak yang bisa terbantu tapi bagaimana bisa meningkatkan produksi bagaimana produksi UMKM bisa dijual dan dalam jangka panjangnya bisa jual produk UMKM kita, produk Indonesia ke pasar ekspor. Tapi tentu perjalanannya ada terkait crossborder payment dan sebagainya,” ujarnya.

Saat ini, BI tengah mereview berbagai kebijakan terkait ekonomi digital yang sudah dikeluarkan sebelumnya. Perkembangan teknologi yang cepat mengharuskan BI untuk selalu dapat beradaptasi, termasuk lewat aturan-aturan yang selaras dengan perkembangan teknologi.

“Trennya ke arah itu dan BI sekarang sedang review peraturan BI yang dalam 4 tahun ini kita terbitkan ya karena perkembangannya cepat sekali dan BI ingin lebih dalam lagi memfasilitasi terkait digital ekonomi ini,” jelas dia.

Pemegang otoritas moneter Indonesia ini pun mengharapkan sektor perbankan untuk makin terlibat dalam ekonomi digital, agar tak kalah dan tertinggal.

“Kalau kita lihat digital ekonomi ini ada pelaku bank dan nonbank. BI ingin pelaku perbankan juga bisa berperan semakin penting tapi tentu di situ perbankan harus kreatif dan inovatif dan perbankan harus punya sumber daya manusia yang bagus supaya bisa berkompetisi dengan yang nonbank,” ungkapnya.

“Kita lihat sekarang misalnya teman-teman BUMN membuat LinkAja. Itu kan maksudnya biar berkompetisi dengan nonbank. Jadi BI akan terus memfasilitasi supaya digital ekonomi ini bisa terus berkembang baik bank maupun nonbank, tapi harapan BI agar bank bisa bergerak cepat, inovatif, dan kreatif supaya tidak kalah,” tandasnya.


Artikel yang berjudul “Strategi BI Hadapi Perkembangan Ekonomi Digital” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment