BI Prediksi Defisit Transaksi Berjalan 2,5 Persen pada 2019 - Jaringan Nasional

Tuesday, April 23, 2019

BI Prediksi Defisit Transaksi Berjalan 2,5 Persen pada 2019

Capaian Ekspor - Impor 2018 Masih Tergolong Sehat

Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (25/5). Kenaikan impor dari 14,46 miliar dolar AS pada Maret 2018 menjadi 16,09 miliar dolar AS (month-to-month). (JaringaNasional/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Statistik BI, Yati Kurniati mengatakan, cukup sulit untuk memperbaiki posisi defisit transaksi berjalan dalam waktu dekat. BI memperkirakan  defisit masih akan terjadi pada kuartal I 2019.

“Tantangan masih tinggi, transaksi berjalan tetap akan defisit (di triwulan I-2019) masih lihat beberapa perkembangan terakhir lagi apakah ada tanda tanda reborn untuk beberapa komoditi ekpor utama. Tantangan masih tinggi,” kata Yati di Kantornya, Jakarta, Jumat, 8 Februari 2019.

Meski demikian, defisit transaksi berjalan diperkirakan lebih rendah pada 2019 daripada tahun 2018 yakni turun menuju kisaran 2,5 persen dari PDB. Langkah tersebut tentu saja tidak terlepas dari berbagai kebijakan yang dilakukan oleh Pemerintah dan Bank Indonesia.

“Itulah sebabnya kebijakan pemerintah terkait memperbaiki CAD selama ini untuk diharapkan bisa membantu. Sementara dari sisi ekspor barang primer melambat tapi ada dorongan dari ekspor manufaktur maupun jasa-jasa. Dapat segera terealiasi sehingga ke depan 2019 akan bisa lebih baik dengan kondisi sekarang,” ujar dia


Artikel yang berjudul “BI Prediksi Defisit Transaksi Berjalan 2,5 Persen pada 2019” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment