Tumbuh 11,5 Persen, BNI Kantongi Laba Rp 4,08 Triliun - Jaringan Nasional

Wednesday, April 24, 2019

Tumbuh 11,5 Persen, BNI Kantongi Laba Rp 4,08 Triliun

BNI mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 531,35 triliun pada kuartal I 2019, naik 18,6 persen dibanding perolehan pada periode sama di tahun sebelumnya, yakni Rp 439,46 triliun. 

Berdasarkan data BNI, pertumbuhan kredit ini didorong oleh penyaluran kredit korporasi swasta yang meningkat 23,3 persen YoY, dari Rp 132,67 triliun menjadi Rp 163,61 triliun.

Kredit yang disalurkan pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga tumbuh 26,7 persen YoY dari Rp 83,41 triliun menjadi Rp 105,72 triliun. 

Kedua segmen ini berkontribusi sebesar 51,7 persen terhadap total kredit BNI, dengan pembiayaan pada sektor-sektor unggulan, terutama sektor manufaktur dan infrastruktur.

Penyaluran kredit ke sektor manufaktur meningkat 17,5 persen YoY, sementara infrastruktur tumbuh 10,3 persen YoY. 

Di samping pembiayaan kepada segmen korporasi, penyaluran kredit segmen medium tumbuh 8,4 persen YoY dari Rp 67,08 triliun menjadi Rp 72,72 triliun.

Demikian juga penyaluran kredit segmen kecil yang meningkat 18,5 prsen YoY dari Rp 57,73 triliun menjadi Rp 68,42 triliun, terutama ditopang pertumbuhan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar 30,2 persen. 

Sebagai salah satu strategi pertumbuhan pada kedua segmen ini, bank pelat merah fokus pada Supply Chain Financing, yakni pemberian kredit kepada institusi-institusi yang memiliki hubungan bisnis dengan debitur segmen korporasi BNI.

Selain ketiga segmen tersebut, pertumbuhan kredit BNI juga ditopang oleh meningkatnya penyaluran kredit konsumer.

BNI Fleksi (Payroll Loan) masih menjadi kontributor utama pertumbuhan segmen konsumer, meningkat 25,0 persen YoY dari Rp 19,07 triliun menjadi  Rp 23,85 triliun.

Penyaluran kredit properti (BNI Griya) masih yang terbesar dari aspek komposisi, yakni 51,8 persen dari total kredit konsumer dengan pertumbuhan sebesar 9,4 persen.

 


Artikel yang berjudul “Tumbuh 11,5 Persen, BNI Kantongi Laba Rp 4,08 Triliun” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment