Mendag Ajak Investor Liechstentein Investasi Infrastruktur dan ETB di RI - Jaringan Nasional

Friday, May 10, 2019

Mendag Ajak Investor Liechstentein Investasi Infrastruktur dan ETB di RI

JaringaNasional, Jakarta Pemerintah Indonesia dan Liechtenstein bersepakat meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi. Kedua negara juga bertekad dalam posisi yang sama menghadapi isu global, utamanya dalam kancah perekonomian.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, mengajak investor Liechtenstein berinvestasi di Indonesia. Diyakini, bidang insfrastruktur dan sumber daya energi yang berkelanjutan, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi investor asal Liechtenstein.

Mendag menggelar kunjungan kerja di Swiss dan Liechtenstein pada 8−11 Mei 2019.

“Dengan komitmen pada energi yang berkelanjutan, teknologi tinggi, dan kekuatan ekonomi yang dimiliki, maka Liechtenstein akan menjadi salah satu mitra strategis Indonesia untuk mengembangkan sektor infrastruktur dan sumber daya energi yang berkelanjutan di Indonesia,” ujar Menteri Enggartiasto, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/5/2019).

Dalam pertemuan bersama Menteri Luar Negeri, Kehakiman, dan Kebudayaan Liechtenstein Aurelia Frick di Vaduz, Liechtenstein, kedua negara bersepakat untuk segera menyelesaikan ratifikasi perjanjian Indonesia-EFTA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA) pada akhir 2019.

Adapun kelebihan perjanjian ini, akan disosialisasikan intensif kepada dunia usaha di masing-masing negara.

“Usai Indonesia dan negara-negara EFTA, termasuk Lienchestein, menandatangani perjanjian IE-CEPA pada 16 Desember 2018 lalu, Indonesia dan Liechstentein berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi kedua negara,” ungkap Enggartiasto.

Dalam pertemuan, Mendag ikut mengusulkan perlunya kerja sama riset khusus minyak kelapa sawit serta program pertukaran pelajar dan pertukaran keterampilan.

 


Artikel yang berjudul “Mendag Ajak Investor Liechstentein Investasi Infrastruktur dan ETB di RI” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment