Pemindahan Ibu Kota Tak Akan Bebani APBN - Jaringan Nasional

Friday, May 3, 2019

Pemindahan Ibu Kota Tak Akan Bebani APBN

JaringaNasional, Jakarta – Staf Khusus Presiden, Ahmad Erani Yustika, mengatakan anggaran pemindahan ibu kota tidak akan membebankan APBN. Hal tersebut, kata dia, merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Diketahui terdapat dua skema pemindahan yang diusulkan Bappenas, yaitu skema rightsizing dan tidak. Dengan skema rightsizing, biaya yang diperlukan sekitar Rp 323 triliun dan untuk skema non-rightsizing sekitar Rp 466 triliun.

“Sekitar Rp 400 trilliun itu sangat sedikit diambil dari APBN. Karena skema-skema, misalnya keterlibatan Badan Usaha Milik Negara, swasta, dan beberapa skema pasti akan dilakukan,” kata dia, saat ditemui, di Jakarta, Sabtu (4/5/2019).

“Arahan Pak Presiden akan sangat sedikit diambil dari APBN. Dan itu bukan anggaran setahun. Itu multi years,” lanjut dia.

Dia mengatakan, jika 20 persen porsi anggaran pemindahan ibu kota diambil dari APBN, jumlahnya pun tidak akan menggerus APBN secara signifikan.

“APBN kita sekitar Rp 2.400 triliun mendekati Rp 2.500, ke depan akan terus berkembang. Kalau misalnya partisipasi APBN, asumsi saja 20 persen dari Rp 400-500 triliun, Rp 100 triliun,” ujarnya.

Apalagi, kata dia, anggaran pemindahan ibu kota bersifat multi years. Jadi bukan diambil seluruhnya dari APBN untuk dari tahun.

“Kalau dibagi dalam beberapa tahun cuma berapa diambil dari APBN, cuma sedikit sekali. Kalau dimungkinkan 0 persen dari APBN, Pak Presiden mengarahkan juga, kalau dimungkinkan bisa juga,” tandasnya.

 

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

 

 


Artikel yang berjudul “Pemindahan Ibu Kota Tak Akan Bebani APBN” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment