Rupiah Tertekan Seiring Pelemahan Mata Uang Asia Lain - Jaringan Nasional

Tuesday, July 2, 2019

Rupiah Tertekan Seiring Pelemahan Mata Uang Asia Lain

JaringaNasional, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan Rabu pekan ini. Pelemahan rupiah ini seiring dengan mata uang Asia lainnya.

Mengutip Bloomberg, Rabu (3/7/2019), rupiah dibuka di angka 14.149 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.139 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.127 per dolar AS hingga 14.169 per dolar AS. Jika dihiting dari awal tahun, rupiah masih menguat 1,82 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah dipatok di angka 14.160 per dolar AS. Angka tersebut melemah jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya yang ada di angka 14.140 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, dalam beberapa minggu terakhir ini, harga minyak mentah mencatatkan kenaikan yang lumayan, terutama setelah pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada 28-29 Juni 2019 di sela-sela KTT G20 di Osaka, Jepang.

“Namun Selasa kemarin harga minyak mentah kembali turun. Kali ini justru sebaliknya pasar mengkhawatirkan lemahnya permintaan setelah data-data terkait sektor manufaktur di negara ekonomi utama seperti AS, sebagian besar Eropa dan Asia mencatatkan penurunan,” ujar Lana dikutip dari Antara.

Menurut Lana, kemungkinan penurunan tersebut sementara karena pada pertemuan OPEC bulan Juni lalu telah disepakati pemangkasan produksi, ditambah tensi politik di Timur Tengah terkait Iran yang mengancam akan menyerang Israel.

Lana memprediksi pada hari ini rupiah akan mengalami koreksi seiring mata uang kuat Asia yaitu yen, dolar Hong Kong dan dolar Singapura yang kompak dibuka melemah terhadap dolar AS pagi ini.

“Ini bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini. Kemungkinan rupiah bergerak antara 14.140 per dolar AS sampai 14.160 per dolar AS,” kata Lana.


Artikel yang berjudul “Rupiah Tertekan Seiring Pelemahan Mata Uang Asia Lain” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment